just blog it……

……….like no others

To Kill A MockingBird By Harper Lee

Pertama kali tahu buku ini karena dipinjami teman. Belum sempat selesai saya baca  seluruhnya, buku itu harus sudah dikembalikan. akhirnya saya memutuskan untuk membeli untuk diri saya sendiri. Buku bergenre Southern Gothic karya Harper Lee memenangkan  Pulitzer prize diterbitkan tahun 1960. Saya sangat menyukai buku atau film tema-tema sejenis, seperti Missisipi burning. Buku ini cukup lama saya miliki dan lama tidak  saya baca karena waktu yang sempit. Tapi akhirnya buku ini kelar sudah. Dan ceritanya memang….stunning. Karena saya tidak pintar  membuat resensi, berikut ini ulasan  buku tersebut bersunber dari wikipedia.org:

Sebagaimana novel-novel southern Gothic, tema utama dari buku ini adalah ketidakadilan rasial dan penghancuran orang yang tidak bersalah. Lee juga memasukkan unsur-unsur kelas sosial, keberanian, belas kasih dan peran gender pada deep south Amerika. Buku ini dijadikan acuan belajar pada negara-negara berbahasa inggris untuk mengajari toleransi dan penolakan terhadap bias pada nilai-nilai masyarakat.

Cerita diambil dengan latar belakang tiga tahun masa Great Depression pada sebuah kota fiksi yang kelelahan di Maycomb, Alabama. Narator cerita ini adalah seorang berusia 6 tahun Scout Finch, hidup bersama kakaknya Jem dan ayahnya yang seorang duda Atticus, seorang pengacara separuh baya. Scout dan Jem, berteman dengan seorang anak bernama Dill yang mengunjungi Maycomb untuk tinggal bersama bibinya selama musim panas. Ketiga anak itu sangat tertarik sekaligus merasa sangat takut dengan tetangga
mereka Boo Radley.  Para penduduk Maycomb sangat tertutup tentang Boo Radley dan hanya beberapa yang melihat dia akhir-akhir ini.Ketiga anak tersebut mengisi imaginasi masing-masing dengan isu dan pengetahuan mereka yang terbatas tentang Boo.Setelah 2 musim panas berteman, mereka menemukan bingkisan kecil yang ditinggalkan seseorang di pohon di luar rumah si Boo Radley.Beberapa kali Boo radley menunjukkan ketertarikan pada nak-anak tersebut tetapi tidak pernah bertemu dengan ketiga anak tersebut.

Atticus ditugaskan untuk membela seorang berkulit hitam bernama Tom Robinson, yang dituduh memperkosa Mayella Ewell, seorang wanita muda berkulit putih. Meskipun banyak penduduk Maycomb yang tidak setuju, Atticus setuju untuk membela Tom Robinson. Anak-anak lain mengejek Jem dan Scout dengan akibat tindakan ayahnya dengan sebutan “Pecinta negro”. Scout terpengaruh akan hal itu, dan sering berkelahi atas nama kehormatan ayahnya. Attycus sendiri harus menghadapi sekumpulan orang yang berniat untuk membunuh Tom Robinson.

Karena Atticus tidak ingin ketiga anak kecil itu hadir pada persidangan Tom Robinson, Scout, Jem dan Dill bersembunyi pada blakon khusus yang diperuntukkan untuk orang kulit hitam. Atticus menegaskan bahwa si penuduh- Mayella dan ayahnya-seorang pemabuk

kota itu, Bob Ewell berbohong. Disini juga jelas terlihat bahwa si Mayella yang tidak  punya teman telah melakukan pemaksaan seksual terhadap Tom Robinson, dan ketahuan  oleh Bob Ewell. Mengesampingkan bukti signifikan akan keculunan Tom Robinson, para Juri menyatak dia bersalah. Keyakinan Jem akan keadilan terguncang ketika Tom yang tak berdaya tertembak dan terbunuh ketika mencoba melarikan diri dari penjara.

Merasa dipermalukan di depan pengadilan. Bob Ewell menuntut balas.Dia meludahi wajah
Atticus dijalan, mencoba menerobos masuk ke rumah janda dari Tom Robinson dan akhirnya menyerang Jem dan Scout yang tak berdaya ketika mereka pulang sekolah.  Lengan Jem patah pada penyerangan itu, dalam kekalutan seseorang menyelamatkan  anak-anak tersebut. Orang misterius itu akhirnya membawa Jem ke rumah. Dan Scout  menyadari bahwa orang tersebut adalah Boo Radley.

Sheriff Maycomb datang dan menemukan Bob ewell terbunuh pada peristiwa itu Serif berdebat dengan Atticuss tentang bagaimana keterlibatan Jem dan Scout. Akhirnya Atticus setuju bahwa Bob Ewell terjatuh dan terkena pisaunya sendiri.Boo meminta  scout berjalan bersamanya mengantarkan Boo pulang. Setelah mengucapkan selamattinggal di depan pintu Boo Radley kembali menghilang.

August 12, 2008 - Posted by | Buku

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: