just blog it……

……….like no others

Vantage Point

Setelah agak kecewa dengan film cloverfield yang mencoba menawarkan cara merekam gambar berdasarkan handycam yang dipegang oleh “victim” dan bukan “hero: suatu film, film vantage point menghadirkan sesuatu yang berbeda.Film produksi 2008 dari Columbia Pictures ini ditulis oleh Bary Levy dan disutradarai oleh Pete Travis. Dibintangi oleh Dennis Quaid, Matthew Fox, Forest Whitaker Sigourney Weaver dan edge Ramires serta william Hurt. Direlease February 22, 2008.

Plot
Film disetting di suatu tempat bernama Salamanca, Spanyol, tetapi kebanyakan di filmkan di mexico, hanya beberapa adegan diambil di Salamanca. Presiden Amerika Serikat Henry Ashton(William Hurt) sedang berpartisipasi pada pertemuan Anti-terorisme di Salamanca.Setelah sekitar 20 menit, sebuah usaha pembunuhan terhadap presiden amerika serikat dilakukan. Film kemudian berputar-putar terus pada 22 menit ini dan dilihat dari perspektif pelaku peristiwa yang berbeda-beda, menambahkan sedikit demi sedikit puzzle pada setiap loop-nnya.

Perspektif Rex Brooke

Perspektif pertama adalah perspektif dari Rex Brooke(Sigourney Weaver) yang sedang mengarahkan beberapa kameramen GNN dan pembawa berita saat presiden datang. Sesaat setelah walikota Salamanca menyelesaikan pidatonya dan presiden melangkah maju ke podium, presiden di tembak 2 kali. Ledakan di kejauhan kemudian terdengar.Dan beberapa menit kemudian podium dihancurkan oleh bom yang lebih kuat, membunuh reporter berita Angie dan kameraman-nya.

Perspektif Thomas Barnes dan Kent taylor

Perspektif berikutnya adalah perspektif dari agen secret service Thomas Barnes(Dennis Quaid) dan Kent taylor (Matthew Fox). Saat Walikota sedang berpidato, Barnes mengamati ada korden yang bergerak di salah satu gedung yang dekat dengan lokasi. Beberapa agen dikirim untuk memeriksa dan dilakorkan bahwa ada kipas angin yang masih dibiarkan menyala menerpa korden di salah satu jendela. Barnes juga mengamati Howard Lewis(forest Whitaker) dengan video kamera berada dalam kerumunan manusia. Setelah president tertembak, Barnes menjatuhkan seseorang yang sedang berusaha mendekati podium, yang kemudian ditarik oleh agen-agen yang lain. Barnes dan taylor berlari ke arah Lewis. Barnes berkeras ingin melihat rekaman yang dibuat lewis. Barnes yakin bahwa dia melihat sang penembak di salah satu jendela dan Lewis yakin dia mungkin merekam sang penembak lewat video kameranya.aylor menawarkan mengejar sang penembak sendirian, untuk menghindarkan Barnes dari kesalahan kalau usaha pengejaran itu gagal. taylor melanjutjan pengejaran dan barnes kembali melanjutkan melihat rekaman video. Melalui kamera Barnes melihat kemungkinan pengeboman yang dilakukan di podium, tapi terlambat untuk memberi tahu, dan bom pun meledak.Barnes kemudian berlari ke mobil Tv GCC dan meminta Brooks untuk memperlihatkan semua rekaman kejadian yang ada. Saat kru televisi membantu Barnes, Barness menelpon taylor yang melaporkan sedang mengejar penembak. Barnes kemudian mengontak Pusat Komandi (control) tetapi tidak ada jawaban. Saat ini barnes melihat salah satu rekaman yang sangat mengejutkan dia, dan barnes langsung berlari keluar dari mobil van.

Perspektif Enrique
Film kemudian diikuti oleh perspektif dari enrique(Eduardo Noriega), seorang petugas polisi spanyol yang ditugaskan untuk melindungi Walikota Salamanca. Dia melihat Pacarnya(Veronica) sedang dipeluk oleh seorang asing(Javier) dan mendengar rencana mereka untuk bertemu di bawah jembatan layang.Saat ditanya, veronika meyakinkan Enrique bahwa dia hanya mencintai enrique seorang. Veronika juga minta tolong enrique untuk membawakan tasnya dan enrique bersedia. Saat President tertembak, enrique berlari ke panggung untuk melindungi walikota tetapi ditangkap oleh Agen barnes. Dan saat dalam penangkapan Secret service, dia melihat pacarnya melempar tas ke bawah podium. Menyadari kemungkinan ada bomb, enrique berusaha lari dari tangkapan dan berusaha menuju ke jembatan layang yang dia dengar tadi. Enrique berhasil lolos dari kejaran agen secret service setelah beberapa gedung berlari. Adegan berakhir setelah Enrique terlihat sedang bertengkar dengan seseorang, menanyakan ke mereka apakah mereka terkejut melihatnya masih hidup. Seperti adegan-adegan sebelumnya , para penonton tidak diperlihatkan elemen kejutannya.

Perspektif Howard Lewis

perspektif berikutnya adalah howard Lewis, seorang turis amerika yang berpikiran mungkin merekam gambar sang penembak ketika sedang merekam pemandangan untuk keluarganya. Saat sedang menunggu presiden berpidato, dia berbicara dengan seorang bernama Sam dan secara tidak sengaja menabrak seorang anak kecil bernama Ann, menyebabkan ice creamnya jatuh ke tanah. Dia minta maaf dalam bahasa spanyol dan menawarkan untuk mengganti dengan es krim baru, tapi ibu anna menolak. Setelah itu, dia melihat Agen ABrnes melihat melihat ke jendela dan Lewis mengarahkan kameranya ke arah jendela tersebut. Barnes berlari ke arah Lewis dan meminta untuk melihat rekamannya, mereka berdua melihat seorang wanita melempar tas ke podium seperti yang diingatkan oleh Barnes pada adegan sebelumnya. Setelah bom meledak, lewis menjemput Anna yang kehilangan ibunya, saat mengejar enrique dan agen secret service yang mengejar enrique. Setelah menitipkan Anna pada seorang petugas polisi wanita, Lewis mengejar enrique dan melihat dari trotoar melihat agen rahasia melancarkan tembakan ke arah enrique dan Enrique roboh, terluka parah. Seorang polisi spanyol mendekati Enrique dari arah lainnya bergerak mendekatinya. Lewis kemudian menemukan ana yang berlari dari petugas polisi, berdiri di tengah-tengah lalulintas yang padat di bawah jembatan layang. Dia melihat ibunya disisi jalan yang lain dan berlari melintasi jalan ke arahnya. Saat berlari melintasi jalan sebuah ambulance dengan kecepatan tinggi meluncur tepat ke arah anna. Horror meliputi Lewis yang melihatnya, Lewis berlari ke arah Anna dan berakhirlah perspektif dari Lewis.

Perspektif Presiden Ashton

Adegan film kemudian berpindah ke perspektif, presiden Ashton yang sebenarnya. Tanpa diketahui oleh GNN dan publik, dan tentunya pemirsa film dari awal, yang tertembak adalah “kembaran” dari presiden Ashton.Setelah diinformasikan tentang usaha pembunuhan ang serius, dia kembali ke hotel dan kembarannya yang menggantikannya.Saat kembali ke hotel, penasihatnya Phil McCullough menyarankan untuk menyerang Camp Teroris di Maroko. Di televisi, Ashton melihat kembarannya di tembak. Dan sang penasihat kembali menyarankan serangan balasan ke camp teroris di Maroko. sang Presiden menolak karena seharusnya presiden sudah “mati” sekarang dan tidak mungkin memerintahkan penyerangan. Beberapa sat kemudian, bom yang meledak yang kita dengar di adegan sebelumnya ternyata adalah bomb yang mekledak di hotel tempat presiden menginap. Beberapa detik kemudian, seorang penyusup bertopeng masuk ke kamar president membunuh para pengawal dan penasihat. Perspektif presiden berakhir.

Rencana Teroris
perspektif terakhir adalah perspektif dari para teroris, dimulai dari pemimpin mereka Suarez(Said Taghmaui). Percobaan pembunuhan yang dilakukan pada “kembaran” presiden dilakukan dengan remote control pada sebuah senapan otomatis. Senapan itu diambil oleh Agen taylor (Taylor mengatakan pada Barnes dia akan mengecek ruangan untuk menemukan sang pembunuh), Barnes melihat taylor pada siaran langsung dari kamera GNN, meninggalkan tempat kejadian memakai baju seragam polisi spanyol. jelas bahwa Taylor telah berbohong pada barnes, yang sedang berbicara dengannya di telpon. Sementara itu, Javier, sang pembunuh yang telah berhasil masuk ke ruang presiden(yang hanya mau bekerja sama dengan teoris karena adiknya disandera), membawa Aston ke elevator, di mana veronica telah menunggu dengan pembius di saputangan dan dengan diam-diam mengangkut Ashton dengan tandu ke Ambulance. Javier bergabung dengan taylor di mobil polisi, tetapi Barnes menggunakan mobil lain mengejar mobil Taylor sepanjang jalan Salamanca. Catatan:Enrique melihat Veronica dipeluk oleh seseorang, dari perspektif teroris , kita tahu bahwa Javier memegang dengan kasar Veronica untuk menanyakan keselamatan adiknya.setelah meninggalkan barness, Enrique bertengkar dengan Javier dan Taylor, yang kemudian ditembak oleh javier ketika Javier tahu saudaranya telah terbunuh. Javier kemudian tertembak oleh Barnes dan justru dihabisi oleh taylor.Taylor menabrakkan mobilnya ketika mencoba mencoba melarikan diri dari barnes dan terluka parah. Pada saat yang bersamaan, Ashton telah sadarkan diri dan menyerang Veronica di dalam ambulance dengan tongkat besi, dan saat itu juga, seorang anak kecil, Ana, berlari ke depan ambulance. Suarez membelokkan mobilnya dan Ambulance terguling dengan dahsyat beberapa inchi dari arah Ana sesaat sebelum tabrakan terjadi, Lewis menarik Ana menghindari ambulance. Veronica terbunuh dalam kecelakaan itu, dan Suarez ditembak oleh barnes yang menemukan presiden Ashton berada dalam ambulance tersebut. Sang president selamat.Film diakhiri dengan percakapan lewis dan keluarganya dan para penonton tahu bahwa keseluruhan kekacauan dilakukan oleh seorang pembunuh yang telah ditembak mati.

Secara keseluruhan ceritanya sangat menarik, tapi disini stereotype film teroris masih berlaku, terorisnya masih berhubungan dengan salah satu agama yaitu islam. Sang pengebom lobby hotel adalah karyawan hotel yang menggunakan bom bunuh diri. Sesaat sebelum dia meledakkan dirinya dia melihat ke loker dan berpamitan pada photo keluarganya yang jelas menggunakan simbol islam.

August 27, 2008 - Posted by | film

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: