just blog it……

……….like no others

Kalaripayattu- bagian 1

Nah dari hasil searching gak karuan…akhirnya ketemu juga salah satu beladiri yang berada pada minor stream. Beladiri ini bersasal dari india dengan nama Kalaripayattu. Kalari adalah arena yang digunakan untuk berlatih dengan ukuran 42 ft X 21 ft, dengan pintu masuk menghadap ketimur. di sebelah tenggara ada platform tujuh lapis yang disebut poothara, yang merupakan rumah dari dewa tempur kalari. Tujuh langkah ini menyimbolkan tujuh kemampuan yang dibutuhkan:Vigneswa(Kekuatan), Channiga(Kesabaran), Vhisnu(Kemampuan untuk memerintah), Vadugashcha(bentuk tubuh), Tadaagaru(Latihan), Kali (Ekspressi) dan Vakastha-purusha(suara). Dewa-dewa lain yang merupakan re-inkarnasi dari Bhagavathi atau Shiva di pasang di pojok-pojok yang lain.

Asal-usul dan evolusi
Kalaripayattu bisa jadi merupakan beladiri paling kuno di dunia. Agama telah menggabungkan Kalaripayattu dalam realm mereka. Asal usul Kalaripayattu masih diperdebatkan. Para Guru kalari tradisional menggabungkan cerita-cerita mitologi danlegenda pada asal usul kalaripayattu. Legenda dari 3000 tahun yang lalu, menceritakan saga Parasurama-master dari semua ilmu beladiri dan pembawa Kerala dari laut arab.
Pada abad 6 Masehi, ilmu beladiri disebarkan dari india bagian selatan ke daerah china oleh Daruma Bodhidarma-seorang ahli beladiri kalaripayattu dan seorang pendeta Budha. Dari china beladiri kemudian berkembang ke korea dan jepang. kalaripayattu berasal dari 2 kata “kalari” yang berarti arena pertarungan dan “payattu” berlatih dengan senjata. Beladiri telah menjadi bagian dari sub-benua india selama ribuan tahun. Dahulu kala, gaya bertarung hewan dikembangkan oleh manusia purba untuk bertahan hidup. senjata pertama yang digunakan adalah tongkat yang merupakan perpanjangan dari tangan manusia. Senjata-senjata baru berikutnya ditemukan pada
jaman batu dan perunggu. Di Vedas, pada jaman itu sudah dibicarakan seni beladiri, salah satunya adalah kalaripayattu, dibentuk di india bagian selatan kuno, mengambil inspirasi dari kekuatan kasar, kekuatan dewa dan teknik bertempur secara insting dari
hewan seperti singa, macan, gajah, babi liar, buaya dan lain-lain. beberapa guru

Kalaripayattu mengikuti jalur latihan mereka dari dhanurveda dan mengaku bahwa teks pada danurvedha, walaupun danurvheda berarti seni memanah, di dalamnya membahas juga banyak seni beladiri senjata lainnya. Tekanan utama dalam teks danur vedha adalah bukan pada strategi peperangan tetapi lebih pada latihan seni beladiri.

Dhanur Veda dibuka dengan menkatalogisasi subjek, menyebutkan ada 4 jenis pembagian latihan( untuk petarung di atas kereta, gajah, kuda , infantri dan gulat).Dan 5 jenis senjata dapat dipelajari (senjata yang dilontarkan dengan mesin, senjata yang dilempar dengan tangan, senjata yang dilempar tangan kemudian ditarik, senjata yang dipegang oleh tangan secara permanen dan tangan itu sendiri)Bab-bab terakhir merupakan deskripsi dari postur dan teknik bergulat dan penggunaan beberapa senjata meliputi laso, pedang, baju perang, sumpit besi, gada, kapak perang dan trisula. Bagian akhir dari teks berbicara tentang peperangan dan penggunaan gajah untuk berperang.Teks terakhir adalah bagaimana cara mengirim pasukan dengan layak ke medan perang.

Kalaripayattu mencapai masa kejayaannya pada perang 100 tahun antara Cholas, Cheras
dan Pandyas pada bagian awal dari millenium pertama. Kondisi perang memperbaiki teknik dan ketrampilan bertarng dalam seni beladiri. Seni ini berkembang pada apad 13 dan 16, menjadi bagian dari pendidikan untuk pemuda. dan akhirnya menjadi adat kebiasaan untuk mengirim pemuda di Kerala, yang berusia diatas 7 tahun untuk belajar Kalari.
Bentuk seni yang cantik dari seni beladiri ini adalah sinergi harmonis dari seni.Kematian Kalari dan Kalaripayattu dilakukan oleh Inggris. Ketika provinsi malabar diberikan kepada Inggris oleh pemerintah Seringapatam pada tahun 1792, ada beberapa pemberontakan dan perlawanan terjadi di malabar.Perlawanan dilakukan oleh Pazhassi raja dan didukung ole pasukan Nair dan suku Kurichya. Inggris ketakutan dengan perkembangan latihan Kalari dan keberatan dengan tradisi membawa senjata oleh kaum Nair. Kahirnya pemerintah malabar meminta mereka untuk meletakkan senjata untuk menjamin keamanan
beladiri, ilmu pengetahuan dan pengobatan. Beberapa gerak dasar Kalari berdasarkan gerak hewan.beberapa pose juga dinamai dengan nama hewan. Dipercaya secara umum teknik ini dipelajari ketika para pemburu mengamati hewan berkelahi di hutan.
Pada tanggal 20 februari 1804, Robert Richards Principal Collector of malabar, Menulis kepada Lord william bentinct, presiden dan jenderal di benteng St George meminta ijin untuk menindak pada penduduk yang membawa senjata, untuk dihukum mati atau dibuang seumur hidup.

Pada masa Pemberontakan Pazhassi, pasukan inggris menggeledah semua rumah untuk menyita senjata mereka. Situasi yang sama berulang di Travancore pada masa pemberontakan yang dipimpin oleh Veluthampi, Dalawa dari Travancore. Perkembangan ini menuju ke perkembangan yang lambat dari Kalaripayattu. Hingga akhirnya hanya ada beberapa guru kalari yang secara diam-diam tetap mengajarkan Kalari untuk mempertahankan tradisi.

September 3, 2008 - Posted by | Martial Arts

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: